
ngawi-ngawi.desa.id- Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Pemerintah Desa Ngawi menggelar malam tirakatan di pendopo kantor desa pada Sabtu malam.(16/8) Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi warga Desa Ngawi untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus memperkuat kebersamaan dalam membangun desa.
Acara malam tirakatan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, perangkat desa, serta Kepala Desa Ngawi Kecamatan Ngawi Kabupaten Ngawi. Kehadiran mereka menunjukkan semangat kebersamaan serta sinergi antar unsur pemerintahan, keamanan, dan masyarakat dalam memperingati hari bersejarah bagi bangsa Indonesia ini.
Rangkaian acara diawali dengan sambutan dari Kepala Desa Ngawi, Eko Budi Sudarmanto. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya menjaga semangat gotong royong, persatuan, dan rasa syukur atas nikmat kemerdekaan yang kini sudah berusia 80 tahun.
“Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini adalah hasil perjuangan panjang para pahlawan. Tugas kita adalah mengisi kemerdekaan dengan bekerja bersama, guyub rukun, serta bersinergi membangun Desa Ngawi agar semakin maju dan sejahtera,” ungkapnya.
Sambutan kepala desa tersebut mendapat apresiasi dari para hadirin. Banyak yang mengangguk setuju bahwa semangat kebersamaan adalah kunci dalam membangun desa. Beliau juga menekankan bahwa momentum tirakatan bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata rasa syukur masyarakat atas kemerdekaan yang diraih dengan penuh pengorbanan.
Acara dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Moden desa Ngawi, Mujiono. Doa dipanjatkan untuk para pahlawan bangsa yang telah gugur memperjuangkan kemerdekaan, sekaligus untuk memohon keberkahan agar Desa Ngawi semakin maju, aman, dan sejahtera. Suasana hening penuh khidmat menyelimuti pendopo saat seluruh peserta menundukkan kepala dan memanjatkan doa.
Kehadiran Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas dalam acara tirakatan ini menambah kekhidmatan sekaligus menunjukkan dukungan dari unsur TNI-Polri terhadap kegiatan masyarakat. Mereka mengapresiasi kebersamaan warga Desa Ngawi yang tetap menjaga tradisi tirakatan sebagai bentuk penghormatan kepada bangsa dan negara.
Nihlatunnur, Perangkat Desa Ngawi, juga menyampaikan bahwa tirakatan memiliki makna mendalam bagi warga desa. Selain sebagai wujud syukur, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi dan mempererat persaudaraan antarwarga. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya mengenang masa lalu, tetapi juga bersama-sama menatap masa depan dengan penuh optimisme.
Acara malam tirakatan ditutup dengan penuh rasa kebersamaan. Masyarakat berharap tradisi ini dapat terus dijaga setiap tahun sebagai warisan budaya sekaligus pengingat akan nilai perjuangan para pahlawan. Dengan semangat “Sinergi, Guyub Rukun, dan Syukur Kemerdekaan”, Desa Ngawi berkomitmen untuk terus melangkah maju demi mewujudkan desa yang lebih sejahtera dan bermartabat.
