SELAMAT DATANG DI DESA NGAWI KECAMATAN NGAWI KABUPATEN NGAWI

Artikel

Edukasi remaja tentang stunting dan anemia di Posyandu Remaja Desa

20 Mei 2024 13:31:05  97 Kali Dibaca  Berita Desa
ngawi-ngawi.desa.id- Pada Minggu (19/5) pagi, sebanyak 25 remaja Desa Ngawi, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, mendapat edukasi tentang stunting dan anemia dalam acara Kampanye PASTI (Partnership to Accelerate Stunting Reduction in Indonesia) yang diadakan di Aula Kantor Desa Ngawi. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Yayasan Cipta dan BKKBN, dengan dukungan penuh dari berbagai pihak terkait.
 
Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Duta Genre Kabupaten Ngawi, staf BKKBN Kecamatan Ngawi, Kepala TP PKK Desa Ngawi, Insan Genre Kabupaten Ngawi, Duta Genre Desa, Pustakawan Desa Ngawi, serta para remaja setempat. Ketua TP PKK Desa Ngawi, Sukarelawati, dalam sambutannya memotivasi para remaja untuk aktif berpartisipasi dalam program-program posyandu remaja yang ada di desa mereka. Ia berharap bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mereka mengenai stunting dan anemia.
 
"Duta Genre yang datang ini, Mbak Rosita,Duta genre juara 2 kabupaten Ngawi dari Dusun Banjar, Desa Ngawi, Desa kita sendiri. Semoga remaja Desa Ngawi bisa mendapatkan sharing ilmu tentang remaja yang sehat  dan tertarik menjadi Duta Genre," ujar Sukarelawati.
 
Indhira Puspita Dewi, seorang Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), juga menekankan pentingnya edukasi mengenai stunting dan anemia. "Stunting dan anemia merupakan masalah serius yang dapat menghambat tumbuh kembang remaja dan masa depan bangsa," kata Indhira Puspita Dewi.Oleh karena itu, penting bagi remaja untuk mendapatkan edukasi yang tepat tentang pencegahannya.
 
Rosita Nabila Putri,juga menambahkan wawasan tentang remaja yang peduli dengan kesehatannya, jauhi narkoba, dan hindari pernikahan dini. "Pernikahan dini ini pernikahan dibawah 16 tahun untuk perempuan, sedangkan laki-laki dibawah 19 tahun. Karena pernikahan harus disiapkan secara fisik dan psikologis. Dalam hal psikologi, Remaja masih sering meluap-luap emosinya sedangkan perempuan  sering nangisan dan secara fisik , khususnya remaja perempuan, sering mengalami anemia. sehingga disarankan minum tablet tambah darah " ujar Rosita. 

"Anemia merupakan kondisi medis yang terjadi ketika jumlah sel darah merah dalam tubuh lebih rendah dari jumlah normal. Sel darah merah adalah sel darah yang bertanggung jawab untuk mengirimkan oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.Ketika sel darah merah dalam tubuh sedikit dan mengalami gangguan, maka tubuh tidak dapat menerima oksigen dengan cukup. Gejalanya yaitu lesu, letih, lemah,lalai, lelah" , mari kita cegah stunting dan anemia ujar Nihla, Pustakawan Desa Ngawi.

Acara ini tidak hanya memberikan pengetahuan teoritis, tetapi juga praktik langsung mengenai pencegahan stunting dan anemia melalui posyandu remaja, remaja di ukur tinggi badan, Berat Badan, Tekanan Darah dan konsultasi kesehatan. Para remaja mendapatkan materi mengenai pentingnya gizi seimbang, pola hidup sehat, dan peran aktif dalam kegiatan posyandu remaja. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para remaja Desa Ngawi menjadi lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan diri sejak dini dan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan mereka masing-masing.
 
Kampanye PASTI ini merupakan langkah nyata dalam upaya mengurangi prevalensi stunting dan anemia di Indonesia, terutama di kalangan remaja. Melalui edukasi dan keterlibatan aktif komunitas, diharapkan permasalahan kesehatan ini dapat diminimalisir sehingga generasi mendatang dapat tumbuh menjadi individu yang sehat dan produktif.

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image  
 

 Statistik

 Arsip Artikel

 Pemerintah Desa

 Peta Wilayah Desa

 Peta Lokasi Kantor


Kantor Desa
Alamat : Jl. RPH. Pringgo Kusumo No. 05 Ngawi
Desa : Ngawi
Kecamatan : Ngawi
Kabupaten : Ngawi
Kodepos : 63218
Telepon :
Email :